Sumbawa, 13 Januari 2026-Desa Semamung menjadi saksi dimulainya kolaborasi strategis antara dunia akademik dan pemerintahan desa melalui kegiatan penyerahan mahasiswa Kuliah Kerja Partisipatif (KKP). Acara ini menandai dimulainya masa pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat, dengan tujuan utama mendorong pembangunan desa yang partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan.

Kegiatan penyerahan KKP ini dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Kepala Desa Semamung, dan Sekretaris Desa (Sekdes) Semamung. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung peran aktif mahasiswa sebagai agen perubahan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Semamung menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKP yang diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam menggali potensi desa. “Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa. Semoga kehadiran kalian bisa membawa semangat baru dan solusi kreatif untuk kemajuan desa kami,” ujarnya.

Dosen Pembimbing Lapangan menekankan bahwa KKP bukan sekadar program akademik, tetapi juga bentuk nyata dari pengabdian kepada masyarakat. Dosen Pembimbing Lapangan berharap mahasiswa mampu beradaptasi, mendengarkan kebutuhan warga, dan merancang program kerja yang relevan dengan kondisi lokal. “Kunci keberhasilan KKP adalah kolaborasi. Dengarkan masyarakat, libatkan mereka, dan jadikan mereka bagian dari solusi,” pesannya.

Penyerahan simbolis mahasiswa KKP kepada pemerintah desa menjadi penutup acara yang berlangsung hangat dan penuh semangat. Para mahasiswa akan menjalankan program kerja selama 2 bulan lebih, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi lokal, serta peningkatan kapasitas kelembagaan desa.

Dengan semangat dan partisipasi aktif semua pihak, KKP di Desa Semamung diharapkan menjadi model kolaborasi yang mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa.