Radikalisme, Moderasi dan Multikulturalisme di Era Postmodern:

Perspektif Sosiologi Islam dan Barat dalam Konteks Pendidikan Agama Islam

Authors

  • Mutiara Erisqi Rama Gesta Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Rifka Aulia Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Ni'matuz Zuhroh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Moh Padil Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

DOI:

https://doi.org/10.35964/almunawwarah.v18i1.538

Keywords:

Radikalisme, Moderasi Beragama, Multikulturalisme, Era Postmodern, Sosiologi Islam, Pendidikan Agama Islam

Abstract

Perkembangan globalisasi dan digitalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam dinamika keberagamaan masyarakat kontemporer. Arus informasi yang cepat dan interaksi lintas budaya menciptakan ruang baru bagi ekspresi identitas keagamaan, sekaligus memunculkan kerentanan terhadap radikalisme sebagai respons atas krisis identitas. Dalam konteks ini, moderasi beragama dan multikulturalisme menjadi strategi penting untuk menjaga keseimbangan pemahaman keagamaan di tengah masyarakat plural. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan antara radikalisme, moderasi, dan multikulturalisme dalam perspektif sosiologi Barat dan Islam serta implikasinya terhadap pengembangan Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan, dengan analisis konten terhadap literatur akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa radikalisme tidak hanya merupakan persoalan ideologis, tetapi juga fenomena sosial yang dipengaruhi krisis identitas dan disrupsi digital. Moderasi beragama, melalui konsep wasathiyah, berfungsi sebagai prinsip keseimbangan dalam beragama, sedangkan multikulturalisme menekankan pengakuan identitas dan penghargaan terhadap keberagaman sebagai ketetapan Ilahi. Integrasi perspektif sosiologi Barat yang menyoroti aspek struktural dengan sosiologi Islam yang menekankan dimensi normatif teologis menghasilkan pemahaman komprehensif. Pembahasan menegaskan bahwa PAI perlu dikembangkan secara reflektif dan kontekstual berbasis literasi digital, sehingga mampu membentuk peserta didik yang kritis, moderat, dan toleran dalam menghadapi tantangan keberagamaan di era postmodern.

References

Anda, J. M., Ayuni, P., Sujarwo, H. A., Sujarwo, H. A., Anisa, N., & Afifah, E. (2025). ISU-ISU PENDIDIKAN KONTEMPORER, RADIKALISME DILEMBAGAPENDIDIKAN AGAMA. Jurnal Edu ResearchIndonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS), 6(4), 1–9.

Arifin, B., & Huda, H. (2024). Moderasi Beragama sebagai Pendekatan dalam Pendidikan Islam Indonesia. TARLIM Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(2), 1–12.

Azizah, N. A. N. (2024). Radikalisasi Islam Di Indonesia: Perspektif Genealogi Dan Dampaknya Terhadap Dinamika Sosial.

Darman, M. S. R. (2022). KONSEP WASHATIYAH ISLAM PERSPEKTIF QURAISH SHIHAB(Telaah Kritik Nalar Islam Mohammed Arkoun). Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 2(2), 1–13.

Fauziah, N., Muttaqin, S., Musfah, J., Rosyada, D., Nata, A., & Kultsum, U. (2023). The Challenges of Islamic Education in Facing the Progress of Society 5.0. https://doi.org/10.4108/eai.19-10-2022.2331849

Fauziah, Y., Wahyuni, S., Haulina, R., & Kurahman, O. T. (2025). Pendidikan Agama Islam Berwawasan Multikultural Dalam Menanamkan Toleransi Beragama Siswa. IQRO: Journal of Islamic Education, 8(3), 1–13.

Ihsan, M., Maimun, & Firdausiyah, U. (2024). Penguatan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Moderasi Beragama dalam Mencegah Paham Radikal. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 1–7.

Irsali, A. N. R., Al-Huda, A. A. F., & Hakim, L. (2025). Insersi Nilai Islam Moderat untuk Menanggulangi Radikalisme dan Ekstrimisme di Era Society 5.0. Risalah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 2(1), 1–15.

M. Maulidul Rahman Sah Putra, & Nuriyah, S. D. (2025). Respons Pendidikan Agama Islam dalam Menguatkan Moderasi Beragama sebagai Benteng Radikalisme Digital pada Pemuda. JOEIS: Journal of Islamic Education Studies, 10(2).

Makalalag, W. P. (2023). Pendidikan Agama Islam Sebagai Penangkal Radikalisme. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 11(1), 1–9.

Saifuddin, A. (2022). Religious radicalism and digital networks in Indonesia. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 10(2), 93–126.

Saputra, T. E., Putra, A. A., & GusmaneliGusmaneli. (2025). No Pendidikan Islam sebagai Pilar Moderasi Beragama di Indonesia. Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(2), 1–11.

Downloads

Published

2026-03-26

How to Cite

Rama Gesta, M. E., Aulia, R., Zuhroh, N., & Padil, M. (2026). Radikalisme, Moderasi dan Multikulturalisme di Era Postmodern: : Perspektif Sosiologi Islam dan Barat dalam Konteks Pendidikan Agama Islam. Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam, 18(1), 101-109. https://doi.org/10.35964/almunawwarah.v18i1.538

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)